Site Loader

Workshop Creativepreneur & Nilai Integritas
untuk Anak Yatim Duafa di Panti Asuhan Nurul Rizqi Bandung

Bandung – Hidup tanpa orang tua dan keluarga dekat bukan berarti anak yatim harus menyerah dengan keadaan. Menjamurnya yayasan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) menjadi salah satu bukti kepedulian masyarakat terhadap keberadaan para yatim duafa tersebut. Dikutip dari laman utama Department Sosial, Kepedulian terhadap anak yatim sangat didukung pemerintah dan agama di Indonesia.

Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Nurul Rizqi Bandung merupakan salah satu panti asuhan yang sudah berdiri belasan tahun untuk membantu penyantunan anak yatim. Sekitar 60 anak yatim duafa dibantu dalam penghidupan dan pendidikan. Sayangnya, seperti rumah yatim pada umumnya, PSAA Nuril Rizqi ini belum mandiri finansial dan masih mengharapkan bantuan dari donatur saja untuk menghidupi anak asuhnya. Fenomena tersebut membuat Hanif Azhar S.T., M.Sc dan rekan-rekan berinisiatif untuk mengadakan workshop creativepreneur dan nilai integritas yang bertepatan pada Hari Pendidikan Nasional (2/5) tahun 2021 untuk membantu pengembangan karakter enterpreneurship para yatim duafa. Workshop ini diharapkan dapat membantu mindset mandiri finansial bagi panti asuhan tersebut.

Creativepreneur adalah seseorang yang memulai atau menjual bisnisnya menggunakan ide kreatif. Ada yang menyebutkan, creativepreneur sebagai bisnis berbasis kreativitas. Namun, perlu diketahui bahwa menjalankan sebuah bisnis kreatif bukanlah hal yang mudah apalagi jika kamu baru pertama kali mencoba terjun ke dunia bisnis.

“Selain mindset creativepreneur, nilai-nilai kejujuran dan integritas juga sangat penting untuk ditanamkan pada anak yatim sejak usia dini supaya mereka menjadi pribadi yang siap berkontribusi untuk masyarakat” ujar Hanif. Menurtnya, nilai integritas itu dibutuhkan anak-anak untuk melengkapi skill kreatif preneur. Materi yang dibawakan dalam workshop pun didukung dengan materi-materi nilai integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kebetulan selain menjadi dosen di Desain Produk Telkom University, saya juga seorang Penyuluh Anti Korupsi (PAK) bersertifikasi dari KPK. Jadi dapat meramu materi creativepreneur dengan nilai integritas untuk anak-anak.”tambah dosen yang mendapat penghargaan special assignment Fakultas Industri Kreatif (FIK) tahun 2021 ini.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat positif! Anak-anak asuh kami jadi terbuka pengetahuannya terkait creativepreneurs.” ujar Ust Yoga selaku Ketua Yayasan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Nurul Rizqi Bandung. Ust Yoga sangat mendukung kegiatan workshop ini karena dirasa mampu meningkatkan skill anak-anak yatim di panti asuhannya. “Dan yang paling penting, penanaman nilai intregitas ini ya mahal! Anak-anak harus dibentuk karakternya sejak dini.”tambah Ust. Yoga. Para peserta workshop sangat antusias dalam belajar ilmu baru. Ust Yoga juga berharap pendampingan ini akan berlanjut untuk mengajari anak-anak berwirausaha sejak dini. (nif)

Post Author: Adpro DP

Admin Prodi Desain Produk
Fakultas Industri Kreatif
Telkom University

Leave a Reply