Dari Tacit ke Eksplisit: Kolaborasi Telkom University dan Medividi Dorong Inovasi Perhiasan

Bandung – 22 Desember 2025. Kolaborasi antara dunia akademik dan industri kreatif terus berkembang melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam praktik profesional. Hal ini tercermin dalam kerja sama berkelanjutan antara Telkom University dan Medividi Studio, sebuah studio dan brand perhiasan asal Bandung yang aktif dalam produksi sekaligus edukasi kriya perhiasan.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan kerja praktik, magang, dan tugas akhir mahasiswa yang secara rutin dilakukan setiap semester. Mahasiswa Desain Produk yang memiliki minat dan fokus pada dunia perhiasan terlibat langsung dalam proses desain, produksi, workshop, hingga pengembangan produk kolaboratif di lingkungan kerja nyata.

Dalam proses pendampingan tersebut, salah satu tantangan yang kerap ditemui adalah masih kuatnya tacit knowledge, yaitu pengetahuan kriya perhiasan yang berkembang melalui pengalaman bengkel, praktik langsung, dan komunikasi lisan antar pengrajin. Pengetahuan ini sangat kaya, namun sering kali belum terdokumentasi secara sistematis, sehingga sulit ditransfer secara konsisten kepada generasi berikutnya.

Melalui pendampingan akademik yang dilakukan oleh Dr. Asep Sufyan Muhakik Atamtajani, S.Ds., M.Sn., dosen Program Studi Desain Produk Telkom University, proses kerja mahasiswa diarahkan tidak hanya pada penciptaan desain, tetapi juga pada pemetaan pengetahuan kontekstual yang ada di Medividi Studio.

“Setiap semester selalu ada mahasiswa yang magang dan fokus pada dunia perhiasan di Medividi. Saya berupaya mendampingi agar kerja sama ini tidak berhenti pada aktivitas praktik semata, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bersama antara mahasiswa, pengrajin, dan industri untuk mengubah pengetahuan bengkel yang tacit menjadi lebih eksplisit dan terstruktur,” jelasnya.

Pendampingan ini dilakukan melalui observasi langsung proses produksi, keterlibatan mahasiswa dalam workshop, wawancara dengan pengrajin dan instruktur, serta dokumentasi alur kerja dan teknik kriya. Dari proses tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga memahami logika desain, efisiensi proses, serta nilai budaya yang melekat pada setiap produk perhiasan.

Hasil dari kegiatan ini antara lain berupa dokumentasi proses kerja, penyusunan alur produksi, glosarium teknik kriya, serta pemetaan kompetensi yang membantu mahasiswa memahami tahapan pembelajaran dari level dasar hingga lanjutan. Bagi Medividi Studio, proses ini turut membantu menjaga konsistensi kualitas, memperkuat sistem pembelajaran workshop, serta membuka ruang pengembangan inovasi desain berbasis pengetahuan lokal.

Sebagai mitra industri, Medividi Studio dinilai memiliki ekosistem yang ideal untuk pembelajaran berbasis praktik karena mengintegrasikan produksi perhiasan, kegiatan edukasi, dan kolaborasi lintas disiplin. Keberlanjutan kerja sama ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat lebih dalam, tidak hanya sebagai peserta magang, tetapi sebagai bagian dari proses inovasi desain yang nyata.

Melalui kolaborasi yang terus terjaga dari semester ke semester ini, sinergi antara Telkom University dan Medividi Studio diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem industri perhiasan lokal yang lebih kuat, berpengetahuan, dan berdaya saing, sekaligus menyiapkan generasi desainer perhiasan yang memahami praktik, konteks, dan nilai di balik setiap karya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *