
Digitalisasi Warisan Budaya Barong Sekeloa Melalui Pengembangan Buku Cerita Ilustratif dan Video Game Edukasi Berbasis Desain Interaksi dan Gamifikasi
Bandung, 2026 – Kesenian Barong Sekeloa merupakan salah satu warisan budaya lokal yang lahir dan berkembang di lingkungan masyarakat Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat, kesenian ini dijaga dan diwariskan secara turun-temurun oleh Komunitas Raksa Panghegar Lebakgede. Namun, di tengah pesatnya arus digitalisasi dan pergeseran minat generasi muda terhadap budaya populer, keberadaan Barong Sekeloa menghadapi tantangan besar agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi penerusnya.
Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University menginisiasi program “Digitalisasi Warisan Budaya Barong Sekeloa Melalui Pengembangan Buku Cerita Ilustratif dan Video Game Edukasi Berbasis Desain Interaksi dan Gamifikasi” sebagai bagian dari Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Industri Kreatif Telkom University bersama Komunitas Raksa Panghegar Lebakgede, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui skema BIMA dan Diktisaintek Berdampak.
Latar Belakang Program
Kesenian Barong Sekeloa selama ini lebih banyak diwariskan secara lisan dan melalui praktik langsung di lingkungan komunitas. Minimnya media dokumentasi dan edukasi yang menarik bagi generasi muda membuat nilai-nilai budaya di balik kesenian ini berisiko kurang dipahami secara utuh. Di sisi lain, generasi muda saat ini tumbuh akrab dengan teknologi digital, mulai dari media sosial hingga permainan (game) interaktif.
Berangkat dari kondisi tersebut, program ini hadir dengan pendekatan yang menjembatani pelestarian budaya dan perkembangan teknologi, yaitu dengan mentransformasikan cerita dan nilai budaya Barong Sekeloa ke dalam dua bentuk media digital kontemporer:
- Buku Cerita Ilustrasi : Mengemas kembali kisah dan filosofi Barong Sekeloa dalam narasi visual yang menarik dan mudah dipahami.
- Video Game Edukasi : menghadirkan pengalaman belajar budaya yang interaktif melalui pendekatan desain interaksi dan gamifikasi, sehingga proses mengenal budaya menjadi lebih menyenangkan bagi generasi muda.
Tujuan Program
Program yang berlangsung sepanjang April–November 2026 ini bertujuan untuk:
- Melestarikan dan mendokumentasikan nilai budaya Barong Sekeloa dalam bentuk media digital yang mudah diakses dan menarik bagi generasi muda.
- Meningkatkan kapasitas warga, khususnya anggota muda Komunitas Raksa Panghegar Lebakgede, dalam bidang ilustrasi digital, desain interaksi, dan pengelolaan konten kreatif.
- Membangun sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam upaya pelestarian budaya berbasis teknologi.
- Menghasilkan produk nyata berupa buku cerita ilustrasi dan video game edukasi bertema Barong Sekeloa yang dapat digunakan sebagai media edukasi budaya jangka panjang.
Rangkaian Kegiatan: Workshop Menggambar dan Ilustrasi Digital
Sebagai salah satu tahapan awal program, telah dilaksanakan Workshop Menggambar dan Ilustrasi Digital pada Minggu, 2 Agustus 2026, bertempat di Lapangan RW 01, Jalan Tubagus Ismail Bawah, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Workshop ini terbuka bagi warga dan anggota muda Komunitas Raksa Panghegar Lebakgede, dan dilaksanakan dalam dua sesi:
Sesi 1 berjudul “Sketsa Awal, Karya Hebat: Belajar Menggambar Dasar Bersama Raksa Panghegar”. Pukul 12.30–14.30 WIB, dipandu oleh Satria Budiana Tresna, S.Ds., M.Ds. Sesi ini membekali peserta dengan dasar-dasar teknik menggambar dan menyusun sketsa sebagai fondasi awal berkarya. Sesi 2 berjudul “Warna-Warni Sekeloa: Teknik Rendering dan Pewarnaan untuk Menghidupkan Sketsa”. Pukul 14.30–16.00 WIB, dipandu oleh Miftah Tri Aryohadi, S.Ds., M.Ds. Sesi ini melanjutkan materi sesi pertama dengan mengenalkan teknik rendering dan pewarnaan digital, sehingga sketsa yang telah dibuat peserta dapat “dihidupkan” menjadi ilustrasi yang lebih utuh dan ekspresif. Melalui dua sesi ini, peserta tidak hanya belajar teknik menggambar dan ilustrasi digital secara bertahap, tetapi juga diajak untuk lebih mengenal dan menghayati karakter visual Barong Sekeloa yang nantinya akan menjadi bagian dari aset visual buku cerita dan video game edukasi yang dikembangkan.
Rangkaian Kegiatan: Pelatihan Manajemen Konten Digital & Strategi Pemasaran IP bagi Anggota Muda
Melanjutkan tahapan pembekalan keterampilan dasar ilustrasi digital, program ini kembali menghadirkan Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Konten Digital & Strategi Pemasaran Kekayaan Intelektual (IP) bagi Anggota Muda pada Minggu, 16 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan penting bagi anggota muda Komunitas Raksa Panghegar Lebakgede, dari sebelumnya belajar teknik dasar menggambar dan ilustrasi, kini masuk ke tahap memahami bagaimana mengelola dan memasarkan karya secara digital.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam:
- Manajemen konten digital, mulai dari merencanakan, memproduksi, mendistribusikan, hingga mengevaluasi konten (narasi, dokumentasi, promosi, dan karya digital) secara terstruktur dan berkelanjutan.
- Dasar-dasar Kekayaan Intelektual (IP), memahami jenis-jenis perlindungan karya (Hak Cipta, Merek, dan lain-lain) serta cara melindungi hasil karya dari pelanggaran hak cipta.
- Strategi pemasaran berbasis IP, mempelajari cara membangun branding, menentukan nilai jual karya, dan memasarkan produk kreatif secara digital agar lebih dikenal dan bernilai secara ekonomi.
Dengan pembekalan ini, anggota muda Raksa Panghegar diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan karya visual bertema Barong Sekeloa, tetapi juga memiliki bekal untuk mengelola dan memasarkan karya tersebut secara mandiri dan berkelanjutan sekaligus menjadi fondasi awal bagi keberlanjutan produksi buku cerita ilustrasi dan video game edukasi pada tahapan program berikutnya.
Tim Pelaksana
Program ini dijalankan oleh tim pengabdian yang terdiri dari:
Ketua Pelaksana : Ica Ramawisari, S.T., M.T.
Anggota Dosen : Chris Chalik, S.Ds., M.Sn., Sari Yuningsih, S.Pd., M.Ds., Fajar Sadika, S.Ds., M.Ds.
Anggota Mahasiswa : Muhammad Bintang Dwi, Pristine Ayn Haydar, Achmad Haekal
Harapan ke Depan
Melalui rangkaian pelatihan, pendampingan, dan proses produksi kreatif yang akan terus berlanjut hingga November 2026, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk digital berupa buku cerita ilustrasi dan video game edukasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kebanggaan generasi muda Lebak Gede terhadap warisan budaya mereka sendiri. Dengan pendekatan yang memadukan seni, teknologi, dan partisipasi aktif masyarakat, kesenian Barong Sekeloa diharapkan dapat terus lestari dan dikenal luas, tidak hanya oleh warga sekitar, tetapi juga oleh masyarakat yang lebih luas melalui media digital.
Program Inovasi Seni Nusantara 2026 diselenggarakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University bersama Komunitas Raksa Panghegar Lebakgede, didukung oleh Kemdiktisaintek RI melalui program BIMA dan Diktisaintek Berdampak.