
Bandung – Desember 2025. Pembelajaran matematika dasar di Kuttab Labib Bandung dikembangkan melalui penggunaan media Ten Frame Montessori yang dirancang dengan pendekatan visual dan interaktif. Media ini digunakan untuk membantu anak memahami konsep bilangan secara konkret, bertahap, dan menyenangkan.
Ten Frame Montessori dirancang sebagai alat bantu belajar yang mengenalkan konsep angka, pengelompokan, dan perbandingan jumlah melalui susunan titik atau keping yang dapat disentuh dan dipindahkan langsung oleh anak. Pendekatan ini membantu anak memahami matematika tidak sekadar sebagai simbol, tetapi sebagai pengalaman visual dan spasial.


Media ini dilengkapi dengan kemasan interaktif berbahan kayu yang berfungsi sebagai wadah penyimpanan sekaligus bagian dari sistem pembelajaran. Kemasan dirancang agar anak dapat belajar merapikan kembali alat setelah digunakan, sehingga sekaligus melatih keteraturan dan tanggung jawab.
Melalui penggunaan Ten Frame Montessori, anak diajak mengenal konsep bilangan, penjumlahan sederhana, serta pola angka dengan cara yang lebih intuitif. Media ini dapat digunakan secara fleksibel, baik dalam pembelajaran individu maupun kelompok kecil di kelas. Pengembangan media Ten Frame Montessori ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman matematika dasar anak sejak dini, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, visual, dan bermakna.