Bandung, Juni 2026 – Program Studi Desain Produk Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University sukses melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Adat Batukarut, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini berfokus pada pelestarian warisan budaya lokal melalui pembuatan model immersive dan aset digital interaktif produk tradisional. Melalui pendekatan partisipatif (participatory design), tim dosen dan mahasiswa menempatkan warga setempat, mulai dari sesepuh hingga pemuda kampung sebagai mitra kolaboratif utama.
Masyarakat dilibatkan aktif sejak tahap diskusi filosofis objek hingga proses eksekusi teknis di lapangan. Digitalisasi artefak budaya ini memadukan dua teknologi mutakhir: 3D Scanning: Digunakan untuk memindai geometri, bentuk, dan detail tekstur produk tradisional secara presisi langsung di lokasi. AI Enhancement: Memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyempurnakan kualitas visual, memperbaiki bagian objek yang aus atau rusak karena usia, tanpa mengubah nilai keaslian bentuknya.
Kolaborasi ini menghasilkan aset 3D produk tradisional dengan akurasi tinggi yang siap diintegrasikan ke dalam teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). Model immersive ini tidak hanya berfungsi sebagai arsip digital yang aman dari kerusakan fisik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi interaktif, pendukung pariwisata virtual, serta cetak biru (blueprint) jika pengrajin lokal ingin mereproduksi artefak tersebut di masa depan.
Melalui program ini, FIK Telkom University menegaskan komitmennya dalam mengawinkan desain sosial (social design) dan teknologi untuk menjaga keberlanjutan tradisi Nusantara. Pihak Kampung Adat Batukarut menyambut baik hasil digitalisasi ini, yang diharapkan mampu memantik generasi muda untuk tetap merawat dan bangga pada warisan leluhur melalui medium modern.