Bandung, 25 Juni 2026 – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Miftahul Rohman di Desa Mekarwangi, Lembang, tidak hanya menjadi pusat literasi Al-Qur’an, tetapi juga aktif menjadi wadah pengembangan seni religius melalui kegiatan musik hadroh bagi anak-anak. Namun, pelestarian tradisi musik Islam Nusantara ini menghadapi kendala teknis. Ketiadaan fasilitas penyimpanan khusus membuat peralatan hadroh hanya diletakkan di ruang latihan, sehingga berpotensi mempercepat kerusakan alat. Merespons kondisi tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Telkom University yang diketuai oleh Terbit Setya Pambudi, S.T., M.Ds., merancang fasilitas penyimpanan yang fungsional, aman, dan ergonomis.

Mengedepankan pendekatan User Centered Design (UCD), proses perancangan ini melibatkan observasi langsung terhadap aktivitas siswa dan pengajar untuk memastikan desain responsif terhadap kebutuhan di lapangan. Dari hasil analisis ruang dan kebutuhan, tim Abdimas berhasil mendesain dan memproduksi rak penyimpanan berkonsep modular.

Fasilitas ini terdiri dari 6 modul rak yang dapat dipisah maupun disatukan sesuai kebutuhan. Desain setiap kompartemen dikustomisasi secara spesifik agar presisi dengan ukuran 14 buah instrumen dari 8 jenis alat musik hadroh yang berbeda. Konsep modular ini juga memberikan fleksibilitas tinggi apabila rak perlu dipindahkan.

Puncak kegiatan ditandai dengan serah terima prototipe fasilitas penyimpanan pada 25 Juni 2026 kepada pembina TPA, Ustad Asep Sunandar. Kehadiran inovasi produk desain ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan perlindungan sarana latihan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran para siswa akan pentingnya menjaga aset bersama demi keberlanjutan pemberdayaan komunitas berbasis seni religius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *